PART 3 : SKABUL
Sekali lagi aku dibantu temanku
untuk mencari kelasku, saat aku pindah kelas sudah banyak orang didalamnya, aku
kembali kikuk. Namun ku perhatikan ada beberapa orang yang sebelumnya sekelas denganku sekelas lagi
bersamaku. Aku memilih bangku belakang, dan tenggelam dengan novel huckfinn
yang sejujurnya sudah ku baca berulangkali itu.
Lantas ada 2 orang yang bawel dan
riweuh menawariku bergabung dan duduk diantara mereka. dan aku tidak pernah
menyesal menerima tawaran itu. They’re really help me. Aku sangat sayang
kalian, apapun yang terjadi. Dan yang
lebih membuatku bersyukur lagi adalah satu jajar dengan begitu banyak keramaian
dan kegilaan itu adalah hal yang tidak pernah aku lupakan.
Dikelas ini, setahun bersama mereka adalah
kenangan emas yang terukir jelas dalam benakku. Teman-teman hebohku yang sibuk
degan organisasinya, seringkali absen dari kelas, aku yang juga ikut pura-pura
sibuk dengan mengikuti banyak pelatihan selagiku bisa untuk mengimbangi
kesepian dikelas. Dan teman yang setia selalu ada dikelas untuk tetap
menyegarkan suasana kelas.
Pertandingan voli yang membuat
tertawa, curhatan soal organisasi yang membuat sesak, risihnya dibandingkan
dengan kelas lain karena kelas ini berbeda, dimarahi guru dan menangis, masa
tamu yang menyenangkan, menonton film di bangku dan pojokan, rumah hantu yang
membuat lelah, rumah di depan bunut yang terus teringat, outbound yang
menyegarkan, UC1000 sebagai perpisahan.
Banyak lagi kenangan lainnya, dan
bila teman sekelas ku membaca ini maka aku sangat berterimakasih atas semua
kenangan yang kita ukir bersama, ku rindu menyapa kalian dipintu saat pagi, dan
lari karena terlambat pemantapan pagi. Maaf perlakuan tidak menyenangkan bila
aku tak sadar melakukannya pada kalian.
I love you guys^^
Komentar
Posting Komentar