PART 2 : MPLS
Lantas hari pertama semua siswa yang
diterima hadir dan aku terlambat juga.
(why you can’t on time?). untuk saja ini hanya pra, namun yang aku
kagetkan dihari itu adalah bincang orang lain bahwa mereka tidak senang atau
tidak menginginkan sekolah disini. Yah pada awalnya akupun tidak berencana sebenarnya. Mereka
membicarakan sekolah favorit lain dan membandingkan. Ini pertama kalinya aku
mendengar hal seperti itu, dan aku menyadari setelah bertemu dengan sekolah
lain disaat posisi sekolahku bukanlah yang terbaik bahwa pesona sekolah favorit
itu wah dan itu yang orang rasakan saat melihat SMPku dulu. Daripada itu aku
lebih suka pepatah tentang
“besarlah karena dirimu, bukan besar berkat nama sekolahmu”.
Entah mengapa di MPLS (masa
pengenalan lingkungan sekolah) ini aku tidak begitu exited, atau lebih ke
malas. Mungkin terlalu sombong karena aku tidak bisa melupakan fakta bahwa dulu
akulah yang mejahili murid baru, dan sekarang aku dijahili. Tidak ada yang
berbeda seperti masa orientasi lainnya, hanya saja berbeda degan SMP bahwa disini
apa yang disuruh mencari harus benar-benar barang itu, tidak bisa hanya
dituliskan dengan kata-kata seperti saat dikotaku. Harus datang jam 5 pagi, dan
tidak beruntungnya aku adalah tidak ada kendaraan dan aku harus berjalan 1 km
ke sekolah. Berpegangan tangan untuk ke gerbang dengan siapa saja yang ku
temui, dan bodohnya lagi aku tidak pernah mau memulai berkenalan dengan
siapapun.
Aku bertemu teman yang begitu ramah,
cerewet dan sangat baik. Berkatnyalah MPLSku tertolong J thanks my chairmate. Dan aku pun
seperti murid baru memiliki idola baru juga, bukan si ketua yang banyak fans.
Tapi yang satunya lagi, yah karena kewibawaannya dan karakter lainnya dan yang
membuatku sedih sekarang you look so bossy now.
Tapi untuk panitia yang menjahili
ini I gave A+, I really love the concept, you’re really awesome. Masa orientasi
selesai and I get my new class. The first name is SKABUL.
Komentar
Posting Komentar