PART 1 : New School

            Bulan Ramadhan  tahun 2016, ku ucapkan selamat berjumpa lagi kampung halaman. Hari itu aku mendaftar ke sekolah yang tidak pernah ada dalam kamusku, tak pernah disangka-sangka dan ini perjalanan awal aku selama tiga tahun ditanya “kenapa jauh-jauh sekolah disini?” sebelum tiba saat itu jawabanku masih ambigu, jawaban acak yang kulontarkan dari kepalaku.

            Bis malam yang mengantarkanku ke kota kecil itu, aku nikmati setiap hembusan angin dingin yang berbisik selamat tinggal. First time I look my new school is awesome and small. Ya untuk sebuah ukuran SMA ini cukup kecil, namun bangunan tua belanda dan jejak-jejak ceritanyalah yang menakjubkan, dan saat itu juga aku membayangkan aku akan melakukan banyak hal.


            Serangkaian tes masuk kulalui, dan tibalah saat pengumuman. Disitulah pertama kali aku mengenal, atau lebih tepatnya mengetahui teman pertamaku. Saat itu aku terlambat satu jam begitupun ‘teman baruku’ itu. Saat masuk ruangan hanya tinggal guru yang bertugas dan kami bertiga, aku diantar oleh sepupuku dan dia sendirian. Saat wawancara singkat itu aku memahami bahwa aku hanya menjadi pendengar yang baik. 10 menit itu teringat jelas dalam ingatanku, yah pada saat itu khayalan-khayalan soal masa SMA terus saja bertambah. Ini sama halnya seperti exited-nya kamu ketika hari pertama masuk TK, penuh khayal. 
            I want say thanks to my father, who really awesome and loyal with me. My mother to stay stronger when I left home for the first time.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Api dimataku

Kiprah Wayang Sukuraga

Gombal